Akhir Ramadhan = evaluasi

Posted on Updated on

Bismillahirrahmanirrahim.

Malam tarawih yang ke sekian kalinya.

Khatib naik mimbar, dan memulai ceramahnya.

Tapi yang dia katakan singkat saja, kalau tidak salah begini,

“Saya tidak akan membicarakan keutamaan bulan Ramadhan lagi. Dari hari pertama Ramadhan, khatib lain pasti sudah menjelaskan tentang itu semua.

Sekarang saya hanya mengatakan, ini saatnya untuk evaluasi. Evaluasi. Sudahkah kita memaksimalkan Ramadhan kali ini? Sudahkan kuantitas dan kualitas ibadah kita lebih baik?”

Sontak, itu menusuk tajam ke dalam dada. Astaghfirullah.

Sepertinya masih jauh untuk mengatakan “ya”.

Pada ceramah lain, khatib menyampaikan, ada indikator bahwa seseorang tersebut berhasil Ramadhannya, yakni amalan ibadah yang ia lakukan selama bulan Ramadhan dilanjutkan pada bulan-bulan setelahnya. Apakah ia jadi rajin Shaum Sunnah nya, Shalat Tahajudnya, dan sebagainya.

Jadi,

Mari sama-sama berdo’a agar amalan ibadah kita selama bulan Ramadhan ini tidak hanya mendapat lapar dan dahaga saja, tapi segala amalan yang kita lakukan diterima oleh Allah swt. Dan senantiasa berikhtiar dan berdo’a agar kita bisa istiqomah melakukan amalan-amalan kebaikan yang biasa kita lakukan di bulan Ramadhan di bulan-bulan lainnya. Aamiin

– Selamat Idul Fitri 1432 H

Taqobalallahu minna wa minkum

Shiyamana wa shiyamakum

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s