Lost in Pesantren

Posted on

Sore kemarin (8/1/14) saya bermaksud bertemu dengan seseorang di daerah Dago Pojok. Saya membuat janji bertemu jam 4 sore. Karena saya belum tahu rumah beliau, saya mencoba berangkat lebih awal untuk survei, yaitu jam 2.30 dengan harapan setelahnya bisa shalat ashar di tempat terdekat.

Berangkatlah saya mencari rumah tsb dengan bertanya-tanya pada warga sekitar. Alhamdulillah rumah tsb ditemukan.

Waktu mulai mendekati ashar, saya mulai mencari masjid. Ada beberapa masjid yang ditemui, tetapi tidak nampak tanda-tanda diurus atau bakalan adzan. Sehingga saya mencari masjid lain.

Lalu perjalanan pun dimulai.

Saya bertemu dengan anak kecil, dia memakai baju koko putih dan membawa sarung.
Dalam hati berkata:
Oke! anak ini pasti mau ke masjid yang ‘hidup’!

Berjalanlah saya mengikuti sang anak.

Ternyata anak ini berjalan melalui jalan sebuah komplek.
Oh mungkin masjid komplek yang layak ya.
Oke! saya semakin yakin.

Suara adzan pun terdengar dari arah jalannya anak tsb.

Teruslah berjalan. Tetapi saya mulai merasa heran karena tak kunjung sampai. Jalanan komplek naik-turun tapi belum juga sampai masjid.

Lalu tiba-tiba saya kehilangan jejak anak itu. Dia jalan begitu cepat.

Tapi saya yakin dia melalui jalan yang berwarna coklat ini. (Lihat foto di bawah)

Berjalanlah saya. Dari jalanan komplek yang bagus ke jalanan yang hanya tanah coklat.

Saya mulai panik, terus berjalan menyusuri jalan coklat tadi, kemudian melalui rumah warga yang tak sebesar rumah komplek, lalu tiba-tiba.. terlihatlah masjid tersebut. Tapi bukan sembarang masjid.
Ini adalah pesantren!
Wow.
Dan yang semakin membuat takjub adalah: sungai!
Pesantren ini ada di sebrang sungai!

Saya mulai ragu.
Apakah bisa shalat di tempat tertutup seperti itu?
Sangking ragunya, saya bertanya pada warga sekitar yang duduk-duduk di sekitar sana,
“Pak apakah bisa shalat di sana?”
Bapak pun menjawab, “Bisa bisa”

Oke. Saya coba menuju masjid pesantren tsb.

Berjalan melewati jembatan, menyusuri jalan tepi mencari pintu masjid, karena saya rasa pintu utama untuk menuju asrama pesantren.
Berjalanlah menyusuri tepi sungai, sedikit panik karena saya tidak bisa berenang. T-T

Sampailah di masjid. Alhamdulillah.

Di sini terlihat anak-anak sedang duduk antri ke toilet dan ada yang wudhu.
Oh ya!
saya menemukan banyak anak-anak berbaju koko putih dan bersarung di sini, artinya anak yang sejak tadi saya ikuti adalah anak pesantren!

Wudhulah saya. Ke masjid. Menunggu iqomah.

Saya pun di sana tak luput dari perhatian. Bagiamana tidak, pakaian berbeda sendiri. Mencolok. Pakai celana jeans pula bukan celana bahan.
Serasa terintimidasi dengan semua tatapan itu. oke baiklah.

Waktu berlalu, tetapi iqomah belum juga dimulai. Shalat ashar belum juga dimulai. Saya mulai panik karena ingat janji jam 4 sore tadi.

Saya hubungi dulu orang yang saya janjikan bertemu jam 4, memberitahu bahwa saya akan terlambat.

Sekitar 15.50 shalat dimulai karena imam telah datang. Shalatlah kita.

Oh ya, saya dapat kabar bahwa orang yang akan saya temui juga terlambat dan baru bisa bertemu jam 5.

Oke, artinya saya bisa lebih santai. Waktu santai ini saya gunakan untuk foto keadaan sekitar pesantren.

Hikmahnya apa?
Menurut para pembaca? 😀

Jangan sembarangan ikut orang.
Pesantren ini luar biasa karena ada di sebrang sungai.
Kapan bisa berenang?

Hal lain, di plang pesantren ini ada tulisan pesantren gratis. Alhamdulillah ada pesantren gratis untuk anak-anak ini. Bisa dilihat bahwa pesantren jarang menjadi pilihan pendidikan untuk anak jaman sekarang. Tapi menurut saya, pesantren ini sangat luar biasa. Teman-teman saya yang ‘dewa’ pun banyak yang berasal dari pesantren. Jadi mungkin bisa jadi bahan pertimbangan untuk pendidikan anak kita kelak.

Semoga bermanfaat!

*Foto-foto yang diambil di perjalanan pulang*

image

*jalanan komplek*

image

*jalan coklat*

image

image

*luar pesantren*

image

*sungai*

image

image

*anak kecil berbaju koko putih*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s