Resensi “Lapis-Lapis Keberkahan”

Posted on Updated on

IMG_20141116_074328

Penulis: Salim A. Fillah
Jumlah halaman: 518 halaman
Dimensi :16 x 24 cm
Penerbit: Pro-U Media, Jogjakarta
Tahun: 2014
ISBN: 978-602-7820-12-8

Buku ini dapat dikatakan cukup besar dan tebal dibandingkan dengan buku-buku Salim A. Fillah sebelumnya. Dengan cover bergambar buah yang tidak biasa, cukup menarik perhatian bagi siapa yang melihatnya untuk pertama kali.

Seperti halnya buku-buku Ustadz Salim sebelumnya, pembaca akan dibawa hanyut dengan kata-katanya yang mendalam, diksi yang tidak biasa, dan pembawaan cerita dengan nuansa berbeda. Bagi yang belum pernah membaca karya Salim A. Fillah sebelumnya, mungkin akan lebih sering mengernyitkan dahi dengan bahasa yang digunakan. Walaupun bagi yang sudah pernah membaca pun, tetap saja sesekali harus membaca ulang suatu kalimat agar bisa dipahami maknanya.

Buku ini terbagi menjadi tiga bagian utama, yakni: Beriris-iris Asas Makna, Bertumpuk-tumpuk Bahan Karya, dan Bersusun-susun Rasa Surga. Setiap bagian sebenarnya merupakan pengupasan dari makna keberkahan dalam berbagai aspek. Mulai dari hakikat keberkahan itu sendiri; bagaimana sebuah keberkahan dari ilmu, rizqi, amal, dan seisi bumi; menengok sosok teladan penuh berkah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam; dan membangun keberkahan dalam keluarga hingga negara.

Beberapa bagian dari buku ini yang sering dikutip di berbagai website di antaranya:

“Jika bahagia dijadikan tujuan, kita akan luput menikmatinya sepanjang perjalanan. Bahwa jika bahagia dijadikan cita, kita akan kehilangan ia sebagai rasa. Bahwa jika bahagia dijadikan tugas jiwa, kita akan melalaikan kewajiban sebagai hamba. Bahwa jika bahagia dijadikan tema besar kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematian.”

Indah bukan?

Buku ini pun membawa kita berjalan-jalan ke Makkah dan Madinah, yang membuat kita ingin segera ke sana. Buku ini pun membawa kita melihat Gaza lebih dekat, membuat kita merasa benar-benar seperti butiran debu dibandingkan mereka, membuat kita merasa bahwa dunia benar-benar fana dan tidak ada artinya. Buku ini bahkan berulang kali membuat kita semakin rindu pada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, membuat rasa kagum padanya semakin bertambah. Dan tentunya buku ini pun membuat pembaca merasa bahwa Allah Maha Sempurna, Allah Maha Segalanya.

Secara keseluruhan buku ini sangat indah untuk disimak. Membuka pikiran kita tentang makna keberkahan, membuat kita sesekali merenung, dan bahkan mungkin meneteskan air mata.

Sebagai tips untuk yang akan membacanya, sebaiknya bacalah secara perlahan. Tidak perlu dipaksakan membaca jika pikiran sedang sibuk. Bacalah dengan tenang dan nikmati setiap halamannya. Tidak perlu terburu-buru ingin menghabiskan buku ini dalam sekali lahap.

Buku ini sangat worth to read. Mengisi ruhiyah di kala kesibukan keseharian kita. Membuat kita melihat makna lain dari apa yang selama ini kita jalani.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s